General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, mengaku keputusan ini murni bagian dari evaluasi tim. Meski begitu, apresiasi untuk Puleio tetap ditegaskan.
kata Yusrinal Fitriandi, yang akrab disapa Inal, pada Sabtu (17/1).
Doa terbaik pun diucapkan untuk masa depan pemain jebolan Platense Argentina itu. Di sisi lain, manajemen kini fokus pada persiapan yang lebih berat: evaluasi menyeluruh jelang putaran kedua Super League musim 2025/26.
tutup Inal. Babak baru untuk Arema pun segera dimulai, tanpa Ian Puleio di dalamnya.
Artikel Terkait
DallIgna: Marquez Hanya Tersandung Nasib Buruk di Thailand
Suporter PSM Makassar Desak Evaluasi Pelatih Usai 11 Laga Tanpa Kemenangan
Kekalahan PSM Picu Kerusuhan Suporter, Rombakan Besar Kepelatihan Menguat
Dejan Antonic Dipecat, Tomas Trucha di PSM Berada di Ambang Kejatuhan