Memang, kalau melihat ke belakang, MotoGP 2025 bisa dibilang musim bencana bagi duo Martin dan Bagnaia. Padahal, sebelumnya mereka begitu mendominasi. Martin bahkan sukses merebut gelar juara dunia di 2024.
Tapi segalanya berubah. Musim lalu, Martin lebih banyak berduel dengan cedera ketimbang dengan rival di trek. Ia harus absen panjang bukan sekali, melainkan dua kali, akibat kecelakaan yang menimpannya.
Di sisi lain, Bagnaia menghadapi tantangan berbeda. Problem mental tampaknya menghantuinya. Meski sempat memenangi dua balapan dan delapan kali naik podium, sorotan justru lebih banyak ke ketidakmampuannya mengimbangi sang juara dunia baru, Marc Marquez. Tekanannya jelas terasa.
Menarik untuk dilihat apakah prediksi Rossi ini bakal terbukti. MotoGP 2026 sendiri akan segera dimulai dengan serangkaian tes pramusim. Balapan perdana rencananya digelar di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada akhir Februari hingga awal Maret mendatang. Semua mata akan tertuju, apakah ini benar akan jadi tahun kebangkitan.
Artikel Terkait
Red Bull Buka Kartu di Detroit, Siap Hadapi Masa Sulit di F1 2026
Fajar/Fikri Rindu Gemuruh Istora, Tantang Suporter Tandingi Suasana Malaysia
Mbappe Siap Pimpin Madrid Bangkit dari Duka
Glasner Buka Suara: Keputusan Hengkang dari Crystal Palace Sudah Bulat