Senin lalu, berita seputar dunia otomotif di kumparanOTO ramai dibicarakan. Ulasan pertama soal Lepas L8, misalnya, langsung menarik perhatian banyak pembaca. Tak cuma itu, ada juga cerita tentang uji coba Chery C5 CSH yang belum resmi diluncurkan, plus respons pemerintah terkait insentif kendaraan listrik yang berubah.
Foto: Kencan Singkat Bersama Lepas L8, Pilihan PHEV Baru di Indonesia
Lepas L8 akhirnya resmi hadir di Indonesia. Model PHEV ini bukan cuma sekadar tambahan pilihan, tapi juga menandai debut globalnya sebagai bagian dari strategi Chery Group. Jadi, kita termasuk yang pertama mencobanya.
Desainnya sendiri terbilang bersih. Garis-garisnya tegas, tapi lekuk bodinya tetap menonjolkan karakter SUV urban yang modern. Secara proporsi, tampilannya seimbang memberi kesan kokoh, tapi tetap elegan untuk dipakai sehari-hari.
Mencoba Chery C5 CSH Sebelum Meluncur, Konsumsi BBM Dapat Segini
Nah, selain Lepas L8, ada juga cerita menarik dari Chery C5 CSH. Mobil hibrida ini belum resmi diluncurkan, tapi kumparanOTO sudah kebagian jatah untuk mencobanya lebih dulu. Yang paling ditunggu? Tentu saja soal efisiensi bahan bakarnya.
Dalam perjalanan uji dari Jakarta ke Semarang sekitar 476 kilometer dengan tiga penumpang hasilnya cukup mengejutkan. Di mode Eco, konsumsi BBM rata-ratanya mencapai 18,9 km per liter. Angka itu nggak jauh dari klaim pabrikan yang menyebut 20,4 km/liter berdasarkan standar NEDC.
Insentif Impor EV Disetop, Pemerintah Yakin Tak Ganggu Investasi Mobil Listrik
Di sisi lain, kabar dari pemerintah soal insentif kendaraan listrik juga jadi sorotan. Lewat Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mereka memastikan penghentian insentif impor mobil listrik CBU tak akan menggangu iklim investasi.
Memang, fasilitas bebas bea impor dan PPnBM untuk CBU sudah dihapus. Namun begitu, pemerintah bilang masih ada preferensi tarif yang cukup signifikan. Insentif lain seperti Bea Balik Nama 0% dan Pajak Kendaraan Bermotor 0% pun masih tetap berlaku.
Itulah beberapa berita yang paling banyak dibaca. Rupanya, minat terhadap teknologi hibrida dan listrik masih terus mengalir deras.
Artikel Terkait
KPK Eksekusi Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer ke Lapas Sukamiskin
Apindo Sambut Positif Stimulus Rp26,34 Triliun, Dorong Daya Beli Masyarakat
Penjualan Chip AI Samsung HBM4 Tembus Rp17 Triliun dalam Empat Bulan
Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Prancis Usai Sang Ibunda Meninggal, Laga Penentu Grup I Lawan Norwegia Ditangani Asisten