Lalu, ada momen unik di gim kedua. Jonatan sempat terdistraksi oleh pencahayaan di sudut lapangan. Dia pun tak segan mendatangi wasit untuk memastikan kondisi.
“Tadi di awal gim kedua di sisi saya ada dua lampu menyorot dari atas makanya saya sempat bertanya ke umpire, memang begini setelannya atau gimana. Karena agak sedikit aneh saja tapi tidak terlalu menganggu,”
jelasnya.
Gangguan kecil itu rupanya tidak menghalangi konsistensinya. Setelah unggul tipis 11-10 saat interval, dia semakin mantap dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan di gim kedua.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti: Leong Jun Hao, wakil tuan rumah Malaysia. Bertandang ke kandang lawan, Jonatan paham betul apa yang akan dihadapi. Suporter lokal yang membara pasti akan memenuhi arena, menciptakan atmosfer yang sungguh berbeda.
“Besok bertemu Leong Jun Hao, melawan tuan rumah harus siapin mental dulu, pikiran juga karena dia pasti akan didukung dengan supporter yang banyak, supporter yang luar biasa,”
ungkapnya.
Menghadapi semua itu, strateginya sederhana. Fokus pada permainan sendiri, dan keluarkan segala kemampuan yang ada. Tidak lebih dari itu.
“Jadi ya saya coba semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik,”
tutup Jonatan dengan tekad yang jelas terpancar.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Asnawi Mangkualam Tegaskan Pilihan: Lanjutkan Karier di Luar Negeri