Nah, soal gebrakan, perubahan paling mencolok ada di format playoff. IBL 2026 memutuskan untuk mengubah babak semifinal dan final menjadi format best of five. Jauh berbeda dari musim lalu yang cuma best of three. Artinya, kita bisa menyaksikan lebih banyak pertandingan penuh tekanan dan drama.
Junas punya alasan kuat di balik keputusan ini. Data tiga tahun terakhir jadi acuannya.
Di sisi lain, ini bukan cuma strategi buat meningkatkan kompetisi semata. Aspek hiburan dan ekonomi juga jadi pertimbangan. Junas menuturkan, antusiasme penonton yang selalu membludak adalah modal berharga.
Dengan segala persiapan dan format baru ini, IBL 2026 berpotensi jadi musim terpanas sejauh ini. Para penggemar bola basket tanah air sepertinya bisa bersiap-siap untuk disuguhi sajian yang lebih panjang, lebih intens, dan pastinya, lebih menghibur.
Artikel Terkait
Pelita Jaya Nyalakan Ambisi Juara dengan Skuad Baru di IBL 2026
El Clásico Kembali Berpesta di Final Piala Super Spanyol 2026
Duel Sengit Arsenal vs Liverpool Berakhir Tanpa Gol
Febriana/Trias Bungkam Duo Tuan Rumah, Balas Luka SEA Games di Malaysia Open