Parkir Informal Menggurita di Sekitar Stasiun, Tarif Resmi Ditinggalkan

- Jumat, 09 Januari 2026 | 06:30 WIB
Parkir Informal Menggurita di Sekitar Stasiun, Tarif Resmi Ditinggalkan

Setiap pagi, kawasan sekitar Stasiun Bekasi berubah menjadi lautan motor. Ratusan sepeda motor berderet rapi di sepanjang Jalan H. Djuanda dan sisi samping stasiun di Jalan Perjuangan. Bisnis penitipan kendaraan di sini memang sedang menjamur. Fenomena ini tumbuh seiring makin banyaknya orang yang bergantung pada kereta api untuk mobilitas harian mereka.

Dulu, kawasan ini didominasi rumah tinggal dan lahan kosong. Kini, menjelma menjadi kantong-kantong usaha parkir yang sibuk. Pemicunya sederhana: tarif resmi di dalam stasiun dinilai terlalu memberatkan, terutama bagi para pekerja yang meninggalkan kendaraannya dari pagi hingga petang.

Di area resmi, tarif parkir motor dimulai dari Rp 2.000 untuk jam pertama. Lalu, bertambah Rp 1.000 setiap jam berikutnya. Bayangkan saja, kalau ditinggal selama delapan jam, biayanya bisa melonjak cukup tinggi. Makanya, tak heran banyak penumpang memilih alternatif di luar.

“Kalau parkir di luar stasiun, dulu Rp 5.000, sekarang di tempat kami cukup bayar Rp 6.000 seharian. Walaupun sekarang ada yang mulai naik lagi,”

kata Awan, seorang petugas parkir di sekitar Stasiun Bekasi, Rabu lalu.

Lebih Hemat, Lebih Akrab

Jelas, parkir di luar stasiun jauh lebih ekonomis. Tapi ternyata, soal harga bukan satu-satunya daya tarik. Ada faktor kedekatan emosional yang juga berperan. Pengelola dan pelanggan seringkali sudah saling kenal, menciptakan rasa aman yang berbeda.

Dimas, seorang pengguna asal Tambun, membenarkan hal ini. Setiap hari ia menitipkan motornya di lahan parkir informal sebelum naik kereta.

“Kalau dibandingkan, jelas lebih murah di luar. Selisihnya jauh kalau parkir di dalam stasiun,”

ujarnya.

Meski bayarnya harian dan tak ada sistem langganan bulanan, hubungan tetap terjalin alami. Pembayaran harian justru membuat interaksi lebih personal, dan rasa saling percaya pun terbangun.


Halaman:

Komentar