Medali emas SEA Games masih hangat di genggaman, tapi Timnas Futsal Indonesia sudah harus melirik target yang lebih besar. Mereka tak punya waktu berlama-lama berpuas diri. Pasukan Hector Souto kini memusatkan perhatian penuh pada Piala Asia yang tinggal hitungan pekan.
Ketua FFI, Michael Sianipar, mengakui jeda waktu memang tak panjang. Namun, momentum ini justru harus dimanfaatkan. Fokus sudah harus bergeser total.
“Jadi sebenarnya ini liburnya mungkin gak panjang,” ucap Michael di Jakarta, Senin lalu.
“Tapi yang ini juga kita mau menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada kompetisi besar yang berikutnya akan segera datang,” lanjutnya.
Ia menekankan, kesempatan ini sangat spesial. Untuk pertama kalinya, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah turnamen bergengsi tersebut.
“Khususnya di mana Indonesia menjadi tuan rumah, yaitu di Piala AFC, di Piala Asia, nanti di Jakarta, di Indonesia Arena, dan juga VeloDrome. Kita punya kesempatan dan kehormatan ini yang kita harap bisa kita tunjukkan yang terbaik dari Futsal Indonesia,” tambah Michael dengan penuh semangat.
Di sisi lain, tantangan di lapangan sudah jelas terpampang. Indonesia, sebagai tuan rumah, ditempatkan di Grup A. Mereka akan berhadapan dengan Korea Selatan, Kirgizstan, dan Irak. Bukan grup yang mudah, tentu saja.
Piala Asia Futsal 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dari 25 Januari hingga 5 Februari mendatang. Dua venue utama sudah disiapkan: Indonesia Arena dan Velodrome. Suasana pasti akan panas. Dukungan penuh dari publik diharapkan bisa menjadi motor penggerak tim untuk melaju jauh. Semua mata kini tertuju pada persiapan terakhir mereka.
Artikel Terkait
Krisis Internal Real Madrid: Enam Pemain Inti Dilaporkan Berseberangan dengan Pelatih Jelang El Clasico
Duel Pembalap Asia Tenggara Warnai Moto3 Prancis: Veda Ega Tantang Unggulan Hakim Danish di Le Mans
Barcelona dan Bayern Munich Bersaing untuk Anthony Gordon, Newcastle Pasang Harga Rp1,5 Triliun
Persebaya Surabaya Jadi Ancaman Terbaru di Super League Usai Tiga Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan