Como 1907 Tanam 13.000 Pohon di Kudus, Dibiayai dari Penjualan Tiket Musiman

- Senin, 24 November 2025 | 15:54 WIB
Como 1907 Tanam 13.000 Pohon di Kudus, Dibiayai dari Penjualan Tiket Musiman
Inisiatif Hijau Como 1907

Stadion mereka di tepi Danau Como hampir tak pernah sepi. Suara nyaring para pendukung setia selalu memenuhi tribun Stadio Comunale G. Sinigaglia setiap akhir pekan. Memang, Como 1907 punya basis penggemar yang cukup besar di Serie A. Tapi kali ini, mereka tak cuma bicara soal sepak bola.

Klub asal Italia itu baru saja mengumumkan sebuah langkah menarik. Mereka akan mendedikasikan sebagian keuntungan dari penjualan tiket musiman untuk sebuah proyek penghijauan. Dan lokasinya? Jauh sekali dari Italia, tepatnya di Bukit Patiayam, Kudus, Jawa Tengah. Rencananya, akan ada 13.000 pohon baru yang ditanam di sana.

"Como 1907 dengan bangga mendukung inisiatif ini dengan menanam dua pohon untuk setiap pemegang tiket musiman untuk kampanye 2025/26, yang berkontribusi pada total 13.000 pohon baru di Patiayam Hills. Sebagian dari hasil penjualan tiket musiman akan langsung disalurkan untuk upaya reboisasi ini,"

Pemilihan Bukit Patiayam bukannya tanpa alasan. Wilayah itu sedang mengalami masalah lingkungan yang cukup serius. Lahannya terlihat gersang dan vegetasinya sangat terbatas.

"Perbukitan Patiayam di Jawa Tengah telah lama menghadapi tantangan lingkungan akibat lahan kering dan terbatasnya vegetasi. Upaya reboisasi di wilayah ini sangat penting untuk memulihkan keseimbangan ekologi, meningkatkan kualitas tanah dan udara, serta membawa harapan baru bagi masyarakat setempat untuk hidup selaras dengan alam,"

Di sisi lain, performa tim di lapangan hijau juga cukup menggembirakan. Di bawah kepemilikan Grup Djarum, Como 1907 saat ini bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia. Hasil yang cukup melegakan bagi sebuah klub yang baru bernapas lagi di kasta tertinggi.

Inisiatif ini jelas menunjukkan sesuatu yang lebih dalam. Sebuah komitmen bahwa sepak bola modern bisa dan harus memberi dampak positif yang nyata, tak hanya lewat gol-gol indah, tapi juga untuk kelestarian bumi. Sebuah langkah kecil dari Italia yang dampaknya mudah-mudahan akan terasa hingga ke pelosok Jawa.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar