Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Sarmuji, membahas perbandingan sistem pemilu terbuka dan tertutup dalam audiensi dengan Pengurus Pusat KAMMI. Menurutnya, kedua sistem pemilu ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
"Setiap solusi pasti membawa problem baru. Today's problem comes from yesterday's solution," tegas Sarmuji mengenai evaluasi sistem pemilu Indonesia.
Dalam pertemuan yang membahas sistem pemilu dan ideologi partai politik ini, Sarmuji mengungkapkan komitmen Partai Golkar dalam meningkatkan kualitas kader melalui pendirian Golkar Academy.
"Golkar memiliki Golkar Institute dan akan segera mendirikan Golkar Academy untuk meningkatkan kapasitas pejabat publik," jelas Sarmuji mengenai program pengembangan kader partai.
Mengenai putusan MK tentang penghapusan presidential threshold, Sarmuji menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi sambil menjaga keseimbangan sistem presidensial.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti