Ledakan di sebuah tambang batu bara ilegal di India telah memakan korban jiwa lebih banyak lagi. Hingga Sabtu (7/2), angka kematian resmi telah mencapai 23 orang. Peristiwa tragis ini mengguncang distrik East Jaintia Hills pada Kamis lalu.
Tambang yang hancur itu dikenal lokal sebagai 'tambang lubang tikus'. Sebutan itu menggambarkan betapa berbahayanya lokasi tersebut lubang vertikal yang dalam, sering dibikin di tebing bukit, lalu bercabang jadi terowongan sempit untuk mengeruk batu bara.
Operasi penyelamatan masih terus berjalan, meski kondisi di lapangan sulit. "Hari ini kami menemukan empat jenazah lagi," ujar pejabat senior distrik, Manish Kumar. "Kami akan melanjutkan operasi penyelamatan lagi besok."
Korban terus berjatuhan. Seorang pria yang sebelumnya terluka parah, menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit pada Jumat. Itu yang menambah daftar panjang korban tewas.
Artikel Terkait
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026
BMKG Peringatkan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Spesifikasi vivo X300 Ultra Bocor: Snapdragon 8 Elite dan Kamera Ganda 200MP
Kosovo Tumbangkan Slovakia 4-3 dalam Drama Semifinal Kualifikasi Piala Dunia