Baku Tembak di Sinaloa: 13 Anggota Kartel Narkoba Tewas, 9 Sandera Dibebaskan
Sebanyak 13 tersangka anggota kartel narkoba tewas dalam baku tembak dengan aparat kepolisian di negara bagian Sinaloa, Meksiko. Insiden kekerasan ini juga berhasil membebaskan sembilan orang yang sebelumnya diculik oleh geng narkoba tersebut.
Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, mengonfirmasi bahwa empat tersangka lainnya berhasil ditangkap dalam insiden di kotamadya Guasave, Sinaloa, tersebut. Informasi ini disampaikan melalui unggahan media sosialnya seperti yang dilansir kantor berita AFP.
Baku tembak ini berawal ketika anggota polisi yang sedang melakukan patroli pada Senin (3/11) waktu setempat diserang secara mendadak oleh orang-orang bersenjata yang bersembunyi di bawah sebuah jembatan. Aparat yang diserang kemudian merespons dengan melepaskan tembakan balasan.
Setelah insiden tersebut, pasukan keamanan berhasil menyita bukti-bukti penting termasuk tujuh kendaraan, berbagai senjata berkekuatan tinggi, serta peralatan taktis milik kartel.
Konflik bersenjata ini terjadi di tengah situasi Sinaloa yang telah bergolak selama lebih dari setahun akibat perang antar faksi dalam sebuah kartel lokal yang kuat. Data menunjukkan kekerasan ini telah menewaskan sedikitnya 1.700 orang, termasuk 57 anak di bawah umur, serta menyebabkan hampir 2.000 orang dinyatakan hilang.
Pemicu utama konflik internal kartel ini adalah penangkapan Ismael "El Mayo" Zambada, pemimpin historis kelompok tersebut. Zambada dikhianati dan dibawa ke Amerika Serikat pada Juli 2024 oleh putra mantan rekannya, Joaquin "Chapo" Guzman, yang memicu perebutan kekuasaan dalam organisasi kriminal tersebut.
Artikel Terkait
OSO Bela Pemberian Jet Pribadi ke Menag: Tak Ada Hubungan dengan Dinas
KPK Siapkan Jawaban atas Praperadilan Mantan Menag Yaqut
Kecelakaan Dua Bus Transjakarta Koridor 13 Lukai 23 Penumpang
Kurma di Bulan Ramadan: Manfaat Gizi di Balik Tradisi Berbuka