Indeks Kerukunan Indonesia Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kemenag Raih Predikat Terbaik
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan sebuah pencapaian bersejarah: indeks kerukunan umat beragama di Indonesia telah mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah. Prestasi inilah yang disebutkan Menag menjadi penopang utama sehingga Kementerian Agama (Kemenag) dinobatkan sebagai kementerian terbaik oleh sebuah lembaga survei.
Dalam wawancara eksklusif untuk Jejak Pradana di detikcom, Senin (3/11/2025), Nasaruddin menyampaikan, "Alhamdulillah indeks kerukunan kita terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Hal itulah yang menjadi alasan lembaga survei menobatkan Kementerian Agama sebagai yang terbaik, karena belum pernah sebelumnya indeks kerukunan setinggi ini."
Faktor Pendorong Kerukunan Nasional
Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa tingginya indeks kerukunan ini didorong oleh situasi Indonesia yang kini bebas dari ancaman teroris dan konflik horizontal. Menurutnya, kondisi nasional saat ini berada dalam situasi yang sangat harmonis.
"Kita tidak ada lagi teroris, tidak ada lagi kelompok garis keras yang suka mengganggu, dan persoalan horizontal yang kerap muncul di masa lalu juga sudah tidak ada. Saat ini, kita benar-benar berada dalam situasi yang sangat harmonis," jelasnya.
Inovasi Kemenag: Kurikulum Cinta dan Ekoteologi
Untuk semakin memperkuat kerukunan ini, Kemenag terus berinovasi. Nasaruddin menyebutkan bahwa pihaknya sedang menggagas kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi. Kurikulum baru ini diharapkan dapat semakin mempererat kerukunan antar-umat beragama di Indonesia.
"Kami berharap dengan hadirnya ekoteologi dan kurikulum cinta, ditambah dengan intensnya kerja sama antarumat beragama seperti kegiatan senam bersama lintas agama setiap Jumat di Istiqlal kerukunan kita akan semakin kokoh," pungkas Menag.
Jejak Pradana adalah talk show inspiratif yang menampilkan potret dedikasi pemangku kepentingan untuk negeri. Saksikan konten lengkapnya di detik.com/jejak-pradana.
Artikel Terkait
Kejati DKI Tahan Tiga Direksi KoinWorks Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar
Polisi Tangkap Spesialis Pembobol Tujuh Gereja di Boyolali dan Semarang, Kerugian Capai Rp151 Juta
Wakil Ketua MPR: Kenaikan BBM Nonsubsidi Konsekuensi Pasar Global, Bukan Kebijakan Sepihak
PCNU Pati Kecam Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati di Pesantren Ndolo Kusumo, Desak Polisi Segera Tahan Tersangka