Inggris mengalokasikan dana tambahan sebesar £4 juta (sekitar Rp 77,2 miliar) untuk membersihkan 7.500 ton amunisi tidak meledak di Gaza. Dana ini bertujuan memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan ke Palestina dengan menghilangkan hambatan berupa ranjau dan sisa peledak perang.
Badan Aksi Ranjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMAS) akan menerima pendanaan untuk meningkatkan kapasitas tenaga ahli dalam membersihkan ranjau darat, bom curah, dan berbagai jenis amunisi sisa perang. Pembersihan ini menjadi komponen vital dalam implementasi kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati.
Menteri Luar Negeri Yvette Cooper menegaskan komitmen Inggris untuk mempercepat bantuan kemanusiaan ke Gaza. "Kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk membanjiri Gaza dengan bantuan," tegas Cooper yang rencananya akan mengunjungi kawasan Timur Tengah dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Penimbunan Pertalite di Pontianak Saat Antrean Panjang
Polri Siapkan One Way Nasional hingga Ganjil-Genap untuk Antisipasi Puncak Arus Balik 2026
Bandung Zoo Tutup Saat Libur Lebaran, Wisatawan Pulang Kecewa
Persiapan Sterilisasi Jalur Tol Cipali Jelang Pemberlakuan Sistem Satu Arah ke Jakarta