PSIS Ambil Langkah Darurat, Rekrut Alfredo Vera untuk Selamatkan Posisi di Klasemen

- Senin, 02 Februari 2026 | 20:30 WIB
PSIS Ambil Langkah Darurat, Rekrut Alfredo Vera untuk Selamatkan Posisi di Klasemen

SEMARANG PSIS Semarang akhirnya punya sosok baru di kursi Direktur Teknik. Angel Alfredo Vera namanya, direkrut tepat sebelum putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 bergulir. Langkah ini jelas bukan tanpa alasan. Performa tim yang masih terpuruk di dasar klasemen mendesak manajemen untuk segera bertindak.

Faktanya, setelah dua putaran berlalu, Mahesa Jenar masih belum bisa keluar dari zona merah degradasi. Mereka terperangkap di peringkat bawah Grup Timur. Tekanan itu yang akhirnya memicu perubahan struktural, dimulai dari sektor teknis.

Asisten Manajer PSIS, Reza Handika, berharap kehadiran Alfredo Vera bisa jadi fondasi baru. Posisinya diharapkan bisa mengarahkan permainan tim dan nantinya menjembatani strategi dengan pelatih kepala yang sampai sekarang masih dicari.

“Kami memperkenalkan Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik PSIS. Dengan keputusan ini, kami berharap beliau bisa bersinergi dengan pelatih kepala yang akan segera kami tunjuk,” ujar Reza, Senin (2/2/2026).

Kolaborasi antara Dirtek dan pelatih, menurutnya, adalah kunci. Harus ada kesamaan filosofi dan visi bermain agar pengembangan tim bisa konsisten.

“Harapannya, kolaborasi ini bisa memantapkan performa tim dari segi filosofi dan visi bermain, sehingga PSIS mampu menampilkan sesuatu yang lebih positif pada putaran ketiga nanti,” tambahnya.

Nah, soal sosok Alfredo Vera sendiri, penunjukannya jelas bukan asal comot. Pria asal Argentina berusia 53 tahun ini bukan wajah baru di sepak bola Indonesia. Pengalamannya cukup panjang.

Sebelum ke PSIS, dia terakhir menjabat sebagai Direktur Teknik Madura United. Bahkan sebelumnya, dia sempat memimpin klub tersebut sebagai pelatih kepala dari Januari hingga November 2025. Perjalanan kariernya di Indonesia juga terbilang jelajah. Dia pernah menangani RANS FC (2024), Kelantan FC (2023), Persita Tangerang (2022–2023), Persipura Jayapura (2021–2022), hingga Persiba Balikpapan (2020–2021).

Reza Handika menaruh harap besar pada rekam jejak itu. “Dengan pengalamannya bersama banyak klub di Indonesia, kami berharap Alfredo Vera bisa membantu PSIS dari sisi teknis. Kehadirannya diharapkan mampu mengangkat performa tim,” katanya.

Misi yang diemban Vera tentu tidak ringan. Secara klasemen, situasi PSIS masih genting. Mereka nangkring di peringkat ke-9 Grup Timur dengan 11 poin dari 18 laga. Masih terpaut tiga poin dari Persiba Balikpapan yang berada tepat di atas garis degradasi.

Memang, ada secercah harapan sempat muncul. Tujuh laga terakhir, PSIS tiga kali berhasil menjaga gawangnya tak kebobol sebuah catatan yang jarang mereka raih sebelumnya. Tapi masalahnya, inkonsistensi masih menghantui. Buktinya, tiga pertandingan terakhir justru jadi mimpi buruk: lini belakang bobol enam kali. Itu pekerjaan rumah yang sangat besar.

Kompetisi makin ketat. Waktu pun makin sempit. Penunjukan Alfredo Vera adalah langkah pertama, tapi pertanyaan besarnya masih menggantung: siapa yang akan duduk di kursi pelatih kepala? Siapa yang akan memimpin Mahesa Jenar di medan laga yang krusial ini?

Jawabannya, mungkin baru akan terlihat ketika putaran ketiga benar-benar dimulai.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler