Usai menjalani pemeriksaan panjang di Bareskrim Polri, musisi Virgoun dengan tegas membantah terlibat dalam kasus penyebaran rekaman CCTV. Laporan itu sebelumnya dilayangkan oleh mantan istrinya, Inara Rusli. Virgoun datang sebagai saksi, bukan tersangka, dan mengaku sudah menjawab semua pertanyaan penyidik.
Pengacaranya, Wijayono Hadi Sukrisno, membeberkan proses pemeriksaan yang melelahkan itu. Menurutnya, pemeriksaan mulai sekitar pukul tiga sore dan berlarut hingga malam.
"Pertanyaannya sekitar 22 sampai 28 butir, tapi kalau dihitung semua sub-pertanyaannya, hampir 80 pertanyaan yang dijawab klien saya," jelas Wijayono kepada para wartawan di Jakarta Selatan, Kamis lalu.
Virgoun sendiri bersikukuh bahwa dirinya tak punya kaitan dengan kasus itu. "Dari awal saya memang nggak mau ikut campur," ujarnya. Dia merasa ada persepsi yang sengaja dibentuk seolah-olah dia terlibat, padahal sama sekali tidak.
"Mungkin karena beberapa pertanyaan di media, jadinya kesannya saya ada sangkut pautnya. Padahal nyatanya nggak," tegas Virgoun.
Di sisi lain, pria itu lebih memilih memusatkan perhatian pada anak-anaknya. Dia khawatir persoalan hukum yang berlarut-larut ini akan memengaruhi kondisi psikologis buah hatinya. "Saya nggak mau anak-anak saya jadi kalah lagi. Fokus saya cuma di situ," tuturnya.
Tak bisa dimungkiri, kasus yang bergulir sejak Februari ini cukup mengganggu hidupnya. Virgoun mengaku merasa terganggu karena masa lalunya terus diungkit-ungkit. "Nggak ada untungnya buat saya sama sekali," keluhnya. Meski begitu, dia berharap semuanya cepat beres.
Laporan Inara Rusli ke Bareskrim sebenarnya sudah diajukan pada November tahun lalu, terkait dugaan pelanggaran UU ITE. Yang menarik, rekaman CCTV yang jadi bahan laporan ini juga pernah muncul sebagai alat bukti dalam laporan dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya. Jadi, kasus ini memang punya latar yang cukup rumit.
Artikel Terkait
IKA Smada Makassar Nilai Tudang Sipulung Nasional II Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Gempa M 5,3 Guncang Bengkulu Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
MPR Gelar Lomba Baris-Berbaris di Tarakan untuk Perkuat Nasionalisme Generasi Muda
Prancis Resmi Cegat Menteri Israel Itamar Ben Gvir Masuk Wilayahnya Usai Perlakuan Rendahkan Aktivis Armada Kemanusiaan