Inggris mengalokasikan dana tambahan sebesar £4 juta (sekitar Rp 77,2 miliar) untuk membersihkan 7.500 ton amunisi tidak meledak di Gaza. Dana ini bertujuan memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan ke Palestina dengan menghilangkan hambatan berupa ranjau dan sisa peledak perang.
Badan Aksi Ranjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMAS) akan menerima pendanaan untuk meningkatkan kapasitas tenaga ahli dalam membersihkan ranjau darat, bom curah, dan berbagai jenis amunisi sisa perang. Pembersihan ini menjadi komponen vital dalam implementasi kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati.
Menteri Luar Negeri Yvette Cooper menegaskan komitmen Inggris untuk mempercepat bantuan kemanusiaan ke Gaza. "Kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk membanjiri Gaza dengan bantuan," tegas Cooper yang rencananya akan mengunjungi kawasan Timur Tengah dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
LC di Sidang Kemnaker: Dari Land Cruiser hingga Ladies Companion
Angka Pekerja Anak Melonjak, Lestari Moerdijat Desak Aksi Nyata
Puan Pimpin Rapat Diplomasi Parlemen, Sari Yuliati Hadir dalam Peran Baru
Prabowo dan Bos Garuda Bahas Strategi Teknologi Penerbangan