Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi meresmikan UMKM Batik Windasari di Sragen, menegaskan bahwa industri batik bukan hanya sektor kreatif, melainkan juga sumber penghidupan bagi ribuan warga di Sragen dan sekitarnya. Peresmian ini menjadi momen bersejarah bagi pengembangan ekonomi kreatif Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Luthfi menyatakan kebanggaannya dan menekankan bahwa batik adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan. Ia memuji langkah pemilik Batik Windasari, Wiwin, yang mengumpulkan para perajin dalam satu lokasi produksi, sebuah model yang dinilai efektif untuk menjaga budaya sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Luthfi menilai usaha seperti Batik Windasari sebagai bukti ketahanan ekonomi rakyat berbasis budaya. Ia berharap sektor batik terus diperkuat dengan dukungan akses permodalan, pelatihan, dan promosi. Optimisme tinggi disampaikannya bahwa Jawa Tengah berpotensi menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis batik.
Strategi pemasaran dan promosi batik menjadi sorotan utama Gubernur. Ia mendorong agar event khusus batik lebih sering digelar untuk memperluas akses pasar dan memperkuat posisi UMKM batik Jawa Tengah dalam rantai ekonomi kreatif. "Saya minta, sering-seringlah mengadakan event terkait dengan UMKM batik," tegasnya.
Artikel Terkait
Rakornas 2026 di Sentul: Kunci Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas
Kisah Penculikan Bocah Bekasi Berakhir di Atas Bus Bandung-Merak
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel