Empat Tewas dalam Tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung

- Selasa, 28 April 2026 | 01:40 WIB
Empat Tewas dalam Tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung
Berikut adalah hasil penulisan ulang artikel tersebut dengan gaya bahasa yang lebih manusiawi, natural, dan sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Empat orang penumpang kereta dilaporkan tewas dalam kecelakaan antara Kereta Api Jarak Jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian banyak pihak, termasuk langsung dari pemerintah pusat.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, sudah turun tangan. Ia memastikan proses evakuasi akan berlangsung secepat mungkin tapi tentu saja, tetap mengutamakan keselamatan para korban.

“Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Dudy sendiri terlihat sudah berada di lokasi kejadian. Ia memantau langsung bagaimana tim di lapangan bekerja. Menurutnya, pendataan jumlah korban masih terus berjalan, dan belum ada angka pasti yang bisa diumumkan saat ini.

“Pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Kemenhub akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal seiring perkembangan di lapangan,” katanya.

Tak hanya soal evakuasi, ia juga menyinggung soal investigasi. “Selain itu, Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut,” tambahnya.

Nah, sebelum kejadian ini, KAI sendiri sudah angkat bicara. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, memberikan sedikit gambaran soal kronologi awal. Menurut dia, KRL yang terlibat kecelakaan itu sebenarnya sedang berhenti. Bukan tanpa sebab sebelumnya, KRL tersebut sempat tertemper oleh sebuah taksi.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” jelas Franoto saat dihubungi, Senin (27/4).

Setelah berhenti, nahasnya, dari arah belakang melaju Kereta Api Argo Bromo. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” imbuhnya.

Suasana di lokasi sempat mencekam. Banyak penumpang yang panik, namun petugas bergerak cepat untuk mengamankan area. Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi dan investigasi masih terus berlangsung.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar