PKB Buka Suara Soal OTT KPK yang Jerat Gubernur Riau Abdul Wahid
Wakil Ketua Umum PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, akhirnya memberikan pernyataan resmi menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat kader partainya, Gubernur Riau Abdul Wahid. Insiden ini terjadi pada Senin (3/11) dan menjadi sorotan publik.
PKB Tunggu Keterangan Resmi dari KPK
Cucun menegaskan bahwa hingga saat ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum dapat memberikan komentar lengkap atau mengambil langkah strategis. Sikap partai masih menunggu kejelasan dan keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai kasus yang menjerat Abdul Wahid.
"Kita nunggu dulu keterangan resmi dari KPK karena casenya kan kita belum paham. Informasi awal yang kami terima hanya bahwa beliau dimintai keterangan," jelas Cucun saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa (4/11).
PKB Akan Tinjau Keterlibatan Abdul Wahid
Lebih lanjut, Cucun menyatakan bahwa PKB akan menganalisis keterangan resmi dari KPK. Hasil analisis ini akan menentukan apakah keterlibatan Abdul Wahid sebagai pimpinan daerah dapat dibuktikan.
"Setelah itu nanti kita akan lihat apakah keterangan dari KPK ini sudah betul-betul mengarah pada keterlibatan pimpinan daerahnya," tambahnya.
Belum Ada Keputusan Soal Bantuan Hukum dan Sanksi
Pertanyaan mengenai pemberian bantuan hukum bagi Abdul Wahid juga belum bisa dijawab oleh PKB. Cucun menegaskan bahwa status hukum Abdul Wahid masih belum jelas, sehingga partai memilih untuk menunggu.
"Kita nunggu dulu. Statusnya kan belum tau kita juga," ucap Cucun.
Demikian halnya dengan sanksi partai yang mungkin dijatuhkan. Keputusan mengenai sanksi bagi Abdul Wahid masih ditangguhkan menunggu perkembangan kasus yang lebih jelas dari KPK.
"Kita melihat dulu. Berangkatnya dari keterangan yang akan disampaikan oleh KPK-nya seperti apa. Belum bisa ngambil langkah apa-apa," tandas Cucun.
10 Orang Diamankan, Abdul Wahid Diperiksa di Jakarta
Diketahui, dalam operasi tersebut, KPK berhasil mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid. Abdul Wahid telah tiba di Jakarta dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Hingga berita ini diturunkan, duduk perkara dan jenis kasus yang diduga melibatkannya masih belum diungkap secara resmi kepada publik.
Artikel Terkait
Mensos Bantah Ada Kebocoran Anggaran Sepatu Rp700 Ribu per Pasang di Program Sekolah Rakyat
Polisi Tangkap Pembegal Dua Tenaga Kesehatan di Jeneponto saat Sedang Minum Tuak
Ekonom UGM: Indonesia Bisa Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS, Malaysia Sudah Contoh
Presiden Prabowo Desak Percepatan Transisi Energi di BIMP-EAGA demi Jawab Krisis Global