Praz Teguh Diperiksa Tiga Jam sebagai Saksi Kasus Penipuan Umrah Hanania Group, Bantah Terima Endorsement

- Jumat, 12 Juni 2026 | 04:30 WIB
Praz Teguh Diperiksa Tiga Jam sebagai Saksi Kasus Penipuan Umrah Hanania Group, Bantah Terima Endorsement

Komedian dan pembuat konten Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan yang dilakukan agen perjalanan umrah Hanania Group. Ia menjalani pemeriksaan selama sekitar tiga jam di Mapolda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, dan menyerahkan sejumlah data terkait keberangkatan rombongannya.

Praz menegaskan bahwa kehadirannya dalam pemeriksaan itu semata-mata untuk bersikap kooperatif dan memberikan data yang dibutuhkan penyidik. Ia juga menyampaikan rasa duka kepada para korban yang terdampak kasus ini.

“Pertama-tama saya mau turut berduka ya buat korban yang terdampak kasus ini. Semoga segera dapat haknya kembali dan bisa segera berangkat ke rumah Allah. Saya di sini sebagai saksi, memberikan data-data keberangkatan saya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Praz meluruskan spekulasi yang berkembang mengenai dugaan keterlibatannya sebagai figur publik yang menerima endorsement dari Hanania Group. Ia menjelaskan bahwa dirinya berangkat ke Tanah Suci bersama rombongan yang terdiri dari 24 jamaah dengan total biaya perjalanan mencapai Rp948 juta. Seluruh dana tersebut, menurut dia, berasal dari hasil kerja kerasnya sendiri.

Karena membawa rombongan dalam jumlah besar, Praz mengaku memperoleh potongan harga yang setara dengan biaya keberangkatan empat orang. Potongan itu bernilai sekitar Rp40 juta per orang, dengan nilai keseluruhan berkisar Rp150 juta.

Di sisi lain, ia membantah menerima aliran dana apa pun dari agen perjalanan tersebut, kecuali uang saku. Namun, uang saku itu langsung dikembalikan kepada pihak berwajib pada hari yang sama untuk memudahkan proses penyidikan.

“Tidak ada menerima aliran dana apa pun kecuali uang saku. Dan uang saku tersebut murni atas inisiatif kami sendiri langsung dikembalikan hari ini kepada pihak berwajib untuk memudahkan proses penyidikan,” tegasnya.

Menanggapi perkara yang menjerat Hanania Group, Praz mengaku sangat kaget, kecewa, dan muak. Sebelum bekerja sama dengan agen perjalanan itu, ia mengaku telah menelusuri rekam jejak digital perusahaan tersebut. Pada saat itu, ia menilai Hanania Group tidak memiliki catatan hukum dan dianggap sangat amanah.

Sementara itu, terkait konten promosi yang pernah diunggahnya saat berada di Mekkah, Praz mengatakan masih mempertimbangkan langkah lanjutan bersama penyidik. Ia belum memutuskan apakah akan menghapus konten tersebut atau menempuh langkah hukum lainnya.

“Nah, itu saya juga mikir tadi waktu di atas sempat ditanyain penyidik, berapa kali nge-share dan segala macam. Nanti kita pikirkan lagi ke depannya,” ucapnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar