KAI Batalkan Dua Perjalanan KA Argo Parahyangan Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi

- Selasa, 28 April 2026 | 01:15 WIB
KAI Batalkan Dua Perjalanan KA Argo Parahyangan Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi

Bandung PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung akhirnya membatalkan dua perjalanan KA Argo Parahyangan. Rutenya, Bandung-Gambir pulang-pergi. Keputusan ini diambil setelah insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut kebijakan itu langsung diberlakukan pasca-insiden yang terjadi sekitar pukul 20.52 WIB. Kejadian itu, kata dia, jelas mengganggu kelancaran lalu lintas kereta api.

“Dua perjalanan KA Parahyangan 139B dari Bandung pukul 19.25 WIB dan KA Parahyangan 140B dari Gambir 23.05 WIB kami batalkan sebagian perjalanannya untuk lintas Karawang-Gambir PP,” ujar Kuswardojo dalam pesan singkatnya, Senin malam.

Sementara itu, di lokasi kejadian, tim teknis masih sibuk melakukan penanganan. Prioritas utama mereka, jelas Kuswardojo, adalah keamanan semua pihak yang berada di area terdampak. Prosesnya memang tidak instan.

“Penanganan masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan,” tambahnya.

Di sisi lain, KAI juga menyampaikan permohonan maaf. Bukan cuma itu, mereka pun mengucapkan belasungkawa atas kecelakaan ini. Nada suara Kuswardojo terdengar sungguh-sungguh saat menyampaikannya.

“Kami memohon maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian tersebut,” katanya.

Bagi calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket, KAI mengimbau untuk terus memantau perkembangan operasional. Informasi akurat bisa didapat lewat kanal komunikasi resmi perusahaan. Jangan sampai salah paham.

Nah, soal kronologi, tabrakan itu melibatkan KRL Commuter Line jurusan Jakarta-Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya. Menurut sejumlah saksi, benturannya cukup keras.

Beruntung, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek totalnya 240 orang berhasil selamat. Mereka sudah dievakuasi. Namun, nasib nahas menimpa penumpang KRL. Hingga saat ini, 38 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit. Dan yang paling memilukan, KAI mengonfirmasi empat orang penumpang KRL meninggal dunia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar