Bocah 2 Tahun di Lombok Tengah Selamat Usai Merayap di Atap Genteng

- Kamis, 23 April 2026 | 12:45 WIB
Bocah 2 Tahun di Lombok Tengah Selamat Usai Merayap di Atap Genteng

Suasana di Lingkungan Gonjak, Lombok Tengah, tiba-tiba ricuh Selasa lalu. Jeritan histeris warga memecah kesunyian, semua mata tertuju ke atap sebuah rumah. Di sana, seorang bocah laki-laki terlihat merayap di atas genteng dengan ketinggian yang cukup mengerikan. Adegan itu pun langsung tersebar dan viral di media sosial.

Menurut sejumlah saksi, seorang wanita diduga sang ibu berusaha membujuk anak itu dari bawah. Suaranya pasti penuh kepanikan. Sementara itu, tetangga yang lain berhamburan, mencari cara untuk menyelamatkan balita tersebut sebelum hal buruk terjadi.

Setelah ditelusuri, bocah pemberani itu adalah Muhammad Riski Noprian. Usianya baru dua tahun. Ia anak dari Eliza, warga setempat.

Eliza masih takjub menceritakan kejadian itu. Semuanya berlangsung cepat, sekitar pukul sepuluh pagi. Ia terkejut bukan main saat mendapati anaknya sudah ada di atas genteng. “Dia naik lewat sini,” katanya, Rabu (22/4), sambil menunjuk kandang ayam di samping rumah. Rupanya, kandang itulah yang jadi ‘tangga’ bagi Riski untuk mencapai atap.

Kepanikan melanda. Eliza mengaku benar-benar bingung harus berbuat apa. Untunglah, nasib baik berpihak. Seorang tukang dari proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang bekerja di dekat situ segera datang membawa tangga.

“Saya panik. Anak saya diturunkan pakai tangga, diambil sama tukang di sana,” ujar Eliza, Kamis (23/4), sambil menunjukkan arah proyek tersebut.

Proses penyelamatannya sendiri nggak singkat. Butuh sekitar satu jam penuh ketegangan. Eliza dan keluarganya terus memohon agar Riski diam di tempat, tidak bergerak-gerak di atas genteng yang licin dan curam itu. Sungguh momen yang mencekam.

Kabarnya sampai ke telinga Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Ahmad Samsul Haki. Ia mengaku pertama kali tahu justru dari media sosial. “Awalnya saya mengetahui itu melalui media sosial. Tapi setelah kami mendapat informasi dari kolom komentar adalah warga Gonjak, lalu saya konfirmasi ke Kepala Lingkungan, dan mendapatkan informasi bahwa itu adalah anaknya Eliza,” jelasnya.

Setelah memastikan kebenarannya, pihak kepolisian langsung turun tangan. Mereka mendatangi rumah Eliza untuk memberikan edukasi dan pengarahan. Haki juga mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan, supaya kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Begitulah kisahnya. Sebuah insiden menegangkan yang berakhir dengan rasa syukur. Riski akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat, berkat kewaspadaan warga dan bantuan si tukang yang tepat waktu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar