MILAN Tiga gol tanpa balas. Itulah hasil yang dibawa pulang Inter Milan usai menjamu Cagliari di pekan ke-33 Serie A 2025/2026. Stadion Giuseppe Meazza pun bergemuruh, Sabtu dini hari WIB tadi, meski sebenarnya kemenangan itu tidak datang dengan mudah.
Babak pertama berjalan alot. Cagliari tampak solid bertahan, membuat lini serang Nerazzurri kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya. Permainan terasa datar, bahkan agak tersendat-sendat. Penonton di tribun mungkin mulai gelisah.
Namun begitu, segalanya berubah setelah turun minum.
Inter tampil jauh lebih efektif di babak kedua. Tekanan mereka mulai membuahkan hasil. Marcus Thuram yang pertama kali membuka keran gol di menit ke-52. Hanya berselang empat menit, Nicola Barella menggandakan keunggulan. Kemenangan pun seolah sudah di kantong.
Namun, mereka belum puas. Di masa injury time, tepatnya menit ke-90 2, Piotr Zielinski menggenapkan skor menjadi 3-0. Sorak-sorai pun memenuhi San Siro.
Di sisi lain, pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui timnya sempat kesulitan. Ia tak menutup-nutupi performa kurang maksimal di babak pertama.
“Pada babak pertama, kami memiliki beberapa kesulitan khususnya dalam membangun permainan,” ujar Chivu, dikutip dari laman resmi klub.
“Kami juga memberikan mereka lebih banyak ruang, yang membuat mereka menjadi lebih berbahaya,” tambahnya.
Tapi, pelatih asal Rumania itu terlihat lega dengan respons anak asuhnya. Menurutnya, di babak kedua permainan timnya jadi lebih mengalir. Alhasil, tiga gol pun tercipta. Kemenangan ini tentu penting untuk menjaga momentum mereka di puncak klasemen.
Dengan tambahan tiga angka ini, Inter semakin kokoh di posisi teratas. Sementara bagi Cagliari, perjalanan mereka di Serie A musim ini masih akan panjang dan berat.
Artikel Terkait
Sarwendah Minta Maaf Usai Video Sindir Nafkah Rp200 Juta dari Ruben Onsu Tuai Kritik
Presiden Prabowo Teken Perpres Pembentukan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO
APJI Sambut Kepemimpinan Baru Badan Gizi Nasional, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pelatihan Keamanan Pangan MBG
Imigrasi Bekuk WNA AS Buronan Kasus Pelecehan Seksual yang Bersembunyi di Bunker Depok