Lalu, kapan pesanannya dilakukan? Ternyata, pemesanan kendaraan baru dimulai pada Juni 2025. Itu pun setelah semua urusan administrasi dan penganggaran dinyatakan rampung.
“Pemesanan kendaraan dimulai sejak Juni 2025. Ini menunjukkan bahwa prosesnya telah dirancang sejak awal dan bukan keputusan yang bersifat mendadak,”
ujarnya lagi, mencoba meluruskan kesan yang beredar.
Di sisi lain, Yahya juga menyoroti dampak positif dari pengadaan ini. Ia bilang, program ini turut memberi kontribusi bagi industri dalam negeri. Pasalnya, proses perakitan kendaraan tersebut dilakukan di Indonesia.
“Kendaraan tersebut diimpor dalam bentuk CKD atau completely knock down dari China dan dirakit di Indonesia. Artinya, tetap ada keterlibatan industri nasional dalam prosesnya,”
tutupnya.
Artikel Terkait
Intelijen AS Ungkap Rencana Pengiriman Rudal Anti-Pesawat China ke Iran
Imigrasi Siapkan Jalur Cepat dan Tim Khusus untuk Atlet Asing
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate
Rennes Kalahkan Angers, Perkuat Peluang ke Liga Champions