Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai

- Sabtu, 11 April 2026 | 02:45 WIB
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai

"Saya menginstruksikan dalam rapat kabinet untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon," jelas Netanyahu.

Ada dua target besar yang ingin dicapainya. Pertama, tentu saja, melucuti senjata Hizbullah. Yang kedua, lebih ambisius: merajut perjanjian damai yang bersejarah dan berkelanjutan antara kedua negara yang secara teknis masih berperang itu.

Netanyahu tampaknya percaya diri. Ia merasa posisi Israel sekarang kuat, sementara pengaruh Iran, pendukung utama Hizbullah, dianggapnya sedang melemah. "Hal itu juga telah menyebabkan perubahan dalam hubungan kami dengan negara-negara yang sebelumnya tidak ada," tuturnya, tanpa merinci lebih jauh.

Bagaimana respons Lebanon? Otoritas setempat memang belum angkat bicara secara resmi. Tapi menurut sejumlah sumber yang dekat dengan proses ini, diplomasi sudah di depan mata. Negosiasi langsung antara kedua pihak dijadwalkan bakal dimulai minggu depan. Tempatnya? Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington. AS, sekali lagi, menjadi tuan rumah untuk pembicaraan yang rumit ini.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar