Penempatannya pun sudah dipetakan. Personel akan disebar di titik-titik rawan, entah itu kemacetan, kecelakaan, atau potensi kriminalitas. Polisi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminal yang mungkin memanfaatkan keramaian ini. Pola pengamanannya dibagi dalam beberapa satuan tugas, lengkap dengan tim mobile dari Brimob dan Dalmas yang siap bergerak cepat.
Nah, soal kemacetan, ini jadi perhatian khusus. Beberapa ruas jalan seperti Piere Tendean, Ahmad Yani, dan Sam Ratulangi sudah disiapkan skema rekayasanya. Tujuannya satu: agar arus lalu lintas tidak benar-benar macet total.
"Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan," pesan Wakapolda.
Ia juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf. Maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin timbul, baik karena kemacetan maupun pengalihan arus jalan. Harapannya, semua langkah ini membuahkan hasil.
"Mari kita tunjukkan Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang ramah dan aman. Kita harapkan perayaan bisa berlangsung secara aman, lancar, dan khidmat," ujarnya menutup pernyataan.
Artikel Terkait
Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 400 Meter
Pemkot Surabaya Akan Evaluasi SMP yang Izinkan Siswa Bawa Motor
Harga Emas Antam Tembus Rp2,85 Juta per Gram, Buyback Rp2,9 Juta
Bank Dunia Revisi Turun Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 4,7 Persen