Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian

- Kamis, 09 April 2026 | 05:00 WIB
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian

Dalam sebuah wawancara yang tercatat di buku "Kopassus untuk Indonesia", ia bercerita tentang pengalaman pertamanya ke Bosnia dengan nada khas.

Ucapannya itu punya cerita. Rupanya, itu adalah kali pertama ia benar-benar merasakan pesawat mendarat dengan sempurna. Selama ini, dalam misi-misi sebelumnya, ia dan tim selalu terjun bebas sebelum pesawat menyentuh landasan. Take off biasa, tapi landing? Itu barang mewah.

Kemampuan prajurit Baret Merah memang sudah jadi legenda. Tidak perlu diragukan lagi soal itu.

Mereka ditempa lewat latihan-latihan yang bagi orang biasa terkesan mustahil. Kemampuan bertarung hanyalah dasar. Mereka juga diasah dengan latihan menyelam di kolam Tribuana yang kedalamannya mencapai 17 meter. Lalu ada latihan dropper, yang dikenal sebagai salah satu tahapan paling ekstrem. Belum lagi latihan survival di hutan belantara.

Semua itu membentuk prajurit yang tangguh, seperti Mardi Rambo. Kisah minum air bekas kuda di Bosnia hanyalah satu fragmen kecil dari perjalanan panjang mereka. Di sisi lain, setiap misi perdamaian menyimpan cerita tersendiri tentang bahaya, ketahanan, dan pengorbanan yang seringkali tak terlihat oleh publik.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar