Dari Banjarbaru, ada kabar terbaru soal program Sekolah Rakyat. Presiden Prabowo Subianto rupanya memberi perintah khusus kepada Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal. Intinya, Cucun diminta mengawal dengan ketat pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan. Pengawasannya harus menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga benar-benar terwujud di lapangan. Tujuannya jelas: agar program ini berjalan terukur, tepat sasaran, dan bisa bertahan untuk jangka panjang.
Menurut Cucun, program ini sekarang sudah masuk tahun kedua dalam anggaran nasional. Nah, justru di fase seperti inilah pengawasan ekstra ketat sangat dibutuhkan. Dia khawatir, tanpa pengawasan, bisa muncul hambatan teknis atau administratif yang mengganggu kelancaran.
“Pengawalan DPR tidak hanya menyangkut aspek penganggaran semata, tetapi juga memastikan kesiapan administrasi, proses registrasi, serta kelancaran pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sasaran yang membutuhkan layanan pendidikan,”
Ucapnya saat berkunjung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Rabu lalu.
Dia juga menekankan satu hal. Keterlibatan langsung Presiden dalam memantau perkembangan program ini bukanlah hal biasa. Ini sinyal kuat bahwa Sekolah Rakyat adalah prioritas nasional. Artinya, kualitas pelaksanaannya di setiap daerah harus benar-benar dijaga, tidak boleh ada yang setengah-setengah.
“Saya secara rutin melakukan kunjungan ke berbagai daerah guna memastikan implementasi Sekolah Rakyat berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sejak awal program digulirkan,”
Artikel Terkait
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun
PSSI Percepat Naturalisasi Striker Eropa untuk Atasi Krisis Lini Depan Timnas
Gencatan Senjata Iran-AS Buka Kembali Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Anjlok