Zaskia Adya Mecca Kecewa Sidang Kasus Stafnya Ditunda Tanpa Pemberitahuan

- Rabu, 08 April 2026 | 12:10 WIB
Zaskia Adya Mecca Kecewa Sidang Kasus Stafnya Ditunda Tanpa Pemberitahuan

Zaskia Adya Mecca tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Sidang lanjutan kasus pemukulan stafnya oleh seorang prajurit TNI, yang seharusnya digelar Selasa (7/4) lalu, tiba-tiba ditunda. Yang bikin kesal, ia sama sekali tak dapat kabar resmi soal penundaan itu.

Lewat unggahan di Instagram-nya pada Rabu (8/4/2026), artis yang datang bersama suaminya, Hanung Bramantyo, itu mengisahkan kebingungan mereka. Mereka sudah sampai di Pengadilan Militer sesuai panggilan, tapi ruang sidang sepi. Hanya gelap dan seorang petugas yang tampak bingung.

"Kita semua datang nggak ada apa-apa, sidangnya ditunda kita nggak diinformasiin," ujar Zaskia dalam video pendeknya.

Ia pun bertanya-tanya. Siapa seharusnya yang memberi tahu? Kapan sidang baru akan digelar? Perjalanan ke pengadilan bukan perkara dekat, dan jadwal lain pun sudah terpaksa dibatalkan. Yang ia temui hanyalah kevakuman informasi.

"Komunikasi kita, tidak baik2 saja🄲"

"Pagi ini aku, @hanungbramantyo & dua saksi sampai ke @pengadilanmiliterjakarta jam 9.50 pagi... Awal minggu ada surat pemanggilan, pagi tadi kami hadir tapi kaget banget... Lampu2 diruangan gelap, petugas kami tanya juga kebingungan. 'Gak ada sidang hari ini!'... Di wasap ke pengirim surat panggilan sidang jawabannya, 'oh? Emang batal sidangnya?'"

"Bukannya persidangan ini hal yang melibatkan banyak orang? Kenapa kalau cancel orang2 yang terkait dan dipanggil dilupakan begitu saja? Apa ini hal yang biasa terjadi di persidangan militer?"

Menanggapi kegelisahan Zaskia, Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya angkat bicara. Menurut juru bicara mereka, penundaan sidang itu terjadi atas permintaan Oditurat Militer. Alasannya, bertepatan dengan fokus penanganan pelimpahan berkas perkara penyiraman air keras.

Mereka mengakui bahwa pemanggilan para pihak sepenuhnya berada di bawah kewenangan Oditurat Militer. Namun begitu, kejadian ini dijanjikan akan jadi bahan evaluasi. "Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian rekan-rekan terhadap institusi kami," tambah pernyataan resmi itu.

Berdasarkan informasi dari sistem persidangan, kasus dengan terdakwa Nico Corentha ini memang sudah berjalan sejak Maret lalu. Sidang pemeriksaan saksi sebelumnya digelar akhir Maret, dan rencananya akan dilanjutkan lagi pada 8 April.

Kasus ini sendiri berawal dari insiden di Ampera, Jakarta Selatan, pada September 2025 silam. Saat itu, staf Zaskia yang sedang mengantar anaknya ke sekolah nyaris ditabrak seorang pengendara Vespa yang melawan arus. Cekcok pun terjadi, berujung pada pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan di depan sang anak. Helm korban sampai hancur diinjak-injak.

Pelaku sempat diamankan warga, tapi kemudian kabur. Belakangan terungkap, pelaku diduga adalah oknum anggota TNI. Proses hukum pun dialihkan ke Pomdam Jaya.

"Silakan langsung saja dengan pihak Pomdam ya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan kala itu, saat dikonfirmasi mengenai penangkapan.

Pihak militer kemudian mengonfirmasi bahwa oknum tersebut telah diamankan. "Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Denpom Jaya-2 untuk proses penanganan selanjutnya," jelas Kapendam Jaya, Kolonel Czi Anto Indriyanto, pada akhir September 2025.

Kini, setelah melalui proses penyidikan, perkara itu akhirnya bergulir di meja hijau Pengadilan Militer. Meski begitu, awal persidangan yang diwarnai kebingungan ini tentu meninggalkan tanda tanya tentang koordinasi dan transparansi informasi bagi para pihak yang terlibat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar