Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka

- Selasa, 07 April 2026 | 19:55 WIB
Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Semua ini berawal dari ultimatum Trump sebelumnya. Dia memberi Iran waktu 48 jam untuk membuka Selat Hormuz. Jika tidak dipatuhi, ancamnya, Washington siap ‘menghancurkan’ sejumlah pembangkit listrik Iran.

“Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz dalam 48 JAM sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai PEMBANGKIT LISTRIK mereka, DIMULAI DARI YANG TERBESAR!” tulisnya pada 21 Maret.

Memang, selat itu ditutup Iran bukan tanpa alasan. Aksi ini adalah respons atas serangan AS dan Israel akhir Februari lalu. Penutupan ini jelas membuat Trump geram. Dia pun mendesak sekutu-sekutunya untuk ikut membantu membuka paksa selat tersebut.

Sayangnya, sejauh ini ajakannya itu sepi penerimaan. Sekutu-sekutu AS tampaknya enggan ikut campur.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar