Kabar Duka dari Tanah Rencong
Selasa siang (7/4/2026) sekitar pukul setengah satu, kabar menyedihkan datang dari Desa Lhuet, Aceh Jaya. Teungku Nyak Sandang, seorang tokoh yang namanya terukir dalam sejarah republik, telah berpulang. Kepergiannya tentu saja meninggalkan duka yang dalam bagi masyarakat Aceh dan banyak kalangan.
Muzakir Manaf, mewakili Pemerintah Aceh, menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di Instagram pribadinya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, disampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Kepergian Teungku Nyak Sandang menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi masyarakat Aceh, tetapi juga bagi bangsa Indonesia," tulisnya.
Memang, sumbangsih almarhum bagi negeri ini tidak main-main. Namanya kerap dikaitkan dengan salah satu momen bersejarah paling heroik: pengadaan pesawat pertama Indonesia, Seulawah RI-001. Dialah salah satu sosok kunci di balik upaya pengumpulan dana masyarakat Aceh untuk membeli pesawat itu, sebuah simbol nyata perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang masih bayi.
Artikel Terkait
PPATK Dorong Penanganan Penyalahgunaan BBM Subsidi Masuk Ranah Pencucian Uang
BTN: Belum Ada Perkembangan Signifikan Soal Naturalisasi Luke Vickery
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyalahgunaan Subsidi, Negara Rugi Rp1,26 Triliun
Kru Artemis II Mulai Perjalanan Pulang Usai Pecahkan Rekor Jarak dari Bumi