Bonucci Dukung Guardiola Tangani Timnas Italia, Capello Justru Ragukan Kesesuaian Gaya Melatih

- Rabu, 27 Mei 2026 | 23:15 WIB
Bonucci Dukung Guardiola Tangani Timnas Italia, Capello Justru Ragukan Kesesuaian Gaya Melatih

Pep Guardiola tiba-tiba menjadi pusat perdebatan sengit di Italia setelah namanya dikaitkan dengan kursi pelatih tim nasional Italia, menyusul kegagalan Azzurri lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Kabar ini mencuat tak lama setelah Guardiola resmi meninggalkan Manchester City usai satu dekade penuh prestasi. Posisinya di Stadion Etihad kini diisi oleh mantan asistennya, Enzo Maresca, yang sekaligus menandai akhir dari sebuah era penting dalam karier pelatih asal Spanyol itu.

Spekulasi mengenai keterkaitan Guardiola dengan timnas Italia muncul di tengah kekosongan arah sepak bola Italia pascakegagalan di kualifikasi Piala Dunia. Sejumlah media di Negeri Pizza menyebut namanya sebagai salah satu opsi, terutama setelah pernyataan mantan bek Azzurri, Leonardo Bonucci, yang secara terbuka mengaku bermimpi melihat Guardiola duduk di bangku cadangan Coverciano.

“Mengikuti daftar nama yang muncul beberapa hari ini, jika memang ada keinginan nyata untuk memulai ulang, saya akan melakukannya dengan kemungkinan yang dirumorkan memiliki Pep Guardiola, karena membawanya berarti membuat perubahan drastis dari masa lalu,” ujar Bonucci pada Maret lalu.

“Saya pikir ini sangat sulit, tetapi bermimpi tidak memerlukan biaya apa pun.”

Bonucci sendiri sempat menjadi asisten Gennaro Gattuso sejak Juni 2025 hingga Maret lalu. Masa itu berakhir pahit ketika Italia dikalahkan Bosnia dan Herzegovina pada final play-off Piala Dunia, hasil yang memastikan Azzurri kembali absen dari turnamen terbesar sepak bola dunia. Kegagalan tersebut memperpanjang penantian Italia, mengingat Piala Dunia 2014 di Brasil masih menjadi penampilan terakhir mereka. Situasi ini membuat publik Italia haus perubahan, termasuk wacana menghadirkan pelatih dengan reputasi global seperti Guardiola.

Meski reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang masa hampir tak terbantahkan, tidak semua pengamat Italia yakin Guardiola cocok menangani tim nasional. Mantan pelatih timnas Italia, Fabio Capello, menyuarakan keraguan dengan penilaian yang lugas.

“Guardiola adalah pelatih hebat dengan kualitas luar biasa. Dia selalu tampil sangat baik di level klub,” ujar Capello.

“Tim nasional adalah pekerjaan berbeda; kamu tidak bekerja dengan tim setiap hari dan di situlah kesulitannya. Kamu bukan pelatih, kamu adalah pemilih. Kamu harus pandai menemukan pemain yang bisa benar-benar bermain untuk tim nasional seperti di klub. Di sinilah masalahnya. Banyak pemain, saat mengenakan seragam Italia, justru menjadi tegang.”

Capello menambahkan perbedaan mendasar antara melatih klub dan negara. “Kita berbicara tentang pelatih hebat, tetapi jika dia membutuhkan dua gelandang, klub akan membelinya untuk dia; dia terbiasa dengan itu. Di sini, kamu tidak menemukannya. Tim harus berkembang dengan cara berbeda. Dia pelatih hebat, seperti hasil dan semua yang dia capai. Dia juga orang cerdas; dia mungkin bisa memahami caranya dengan cepat.”

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Italia dijadwalkan menunjuk pelatih baru setelah 22 Juni 2026, bertepatan dengan pemilihan Presiden baru FIGC. Hingga saat itu, spekulasi terus menguat dan perdebatan publik tidak mereda. Meski namanya mencuri perhatian, Guardiola dinilai tetap menjadi kandidat kecil. Sejumlah pelatih lokal dianggap lebih realistis, termasuk Antonio Conte, Claudio Ranieri, Massimiliano Allegri, dan Roberto Mancini yang saat ini masuk daftar terdepan untuk menangani Azzurri.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar