Bak penampungan air di sebuah proyek bangunan tinggi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyimpan bahaya mematikan. Polisi mengonfirmasi adanya kandungan gas di dalamnya, yang diduga kuat merenggut nyawa empat pekerja. Lalu, gas apakah itu? Apakah beracun?
Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Indra Darmawan, mengaku pihaknya belum bisa memastikan detailnya. Menurutnya, identifikasi jenis gas bukan ranah keahlian polisi secara langsung.
"Untuk jenis gasnya apa, kami belum bisa jelaskan detail. Bukan keahlian kami," ujar Indra kepada awak media, Selasa (7/4/2026).
"Mungkin nanti akan ada penjelasan lebih lanjut di press release atau doorstop berikutnya," tambahnya.
Namun begitu, penyelidikan sudah bergulir. Indra menyebut timnya telah turun bersama sejumlah pihak. Mereka dari Kemnaker, Dinaker Provinsi DKI, hingga pusat laboratorium forensik (puslabfor) Polri. Semua telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
PPATK Dorong Penanganan Penyalahgunaan BBM Subsidi Masuk Ranah Pencucian Uang
BTN: Belum Ada Perkembangan Signifikan Soal Naturalisasi Luke Vickery
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyalahgunaan Subsidi, Negara Rugi Rp1,26 Triliun
Kru Artemis II Mulai Perjalanan Pulang Usai Pecahkan Rekor Jarak dari Bumi