Rencana ini sendiri sudah dia bahas dalam rapat internal bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tapi, pembahasan dalam pertemuan itu ternyata jauh lebih luas. Tak cuma soal JIS, Pramono dan KAI juga membahas sejumlah proyek transportasi lain yang sedang digenjot.
Misalnya, penyelesaian proyek MRT yang masih berjalan, pengembangan kawasan Kota Tua, dan satu rencana yang cukup ambisius: jalur KRL baru sepanjang 16 kilometer. Rutenya akan membentang dari Rawajati hingga ke Tanjung Priok.
"Dari Rawajati sampai ke Tanjung Priok yang menjadi kereta listrik dan itu secara signifikan pasti akan membantu kemudahan transportasi di Jakarta," ungkap Pramono soal proyek yang satu ini.
Di sisi lain, integrasi antar moda transportasi juga jadi perhatian. Beberapa stasiun strategis di pusat kota, seperti kawasan Dukuh Atas, Stasiun BNI, sampai Stasiun Karet, disebutkan akan segera diintegrasikan. Harapannya jelas: membuat perpindahan penumpang jadi lebih lancar dan efisien. Semua rencana ini, jika terwujud, tentu bakal mengubah wajah transportasi publik Jakarta ke arah yang lebih terhubung.
Artikel Terkait
Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan HP Dibawa Kabur
Polresta Sidoarjo Raih Nilai A dari Ombudsman, Dinilai Sangat Baik
Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS untuk Lulusan SMA pada Mei 2026
Buron Narkoba Jaringan Ko Erwin The Doctor Ditangkap di Penang