Di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Menteri HAM Natalius Pigai berbicara soal kasus penyiraman yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Proses hukumnya, kata dia, sedang berjalan. Ia meminta publik tak perlu meragukan komitmen pemerintah dalam menangani perkara ini.
Rapat kerja itu digelar Selasa (7/4/2026). Pigai menegaskan, sikap pemerintah dari awal sudah jelas: tegas. Menurutnya, respons yang diberikan selama ini menunjukkan perhatian serius.
"Ini baru dalam sejarah Republik Indonesia ya," ujar Pigai.
Kasus yang dihadapi aktivis langsung jadi atensi pemerintah Republik Indonesia. Menteri HAM, ya, DPR, partai-partai, bahkan partai yang sudah ruling party ya, yang berkuasa. Presiden sendiri pun menyampaikan hal yang sama.
Artikel Terkait
Jakarta Dinobatkan sebagai Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara
Petugas Damkar Jadi Korban Begal dan Penganiayaan di Gambir
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kamar Pribadi Wakil Ketua DPRD Jabar
Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan HP Dibawa Kabur