- KA Gayabaru Malam Selatan (90) Pasarsenen-Surabaya Gubeng: terlambat 316 menit.
- KA Bima (8) Gambir-Surabaya Gubeng: terlambat 127 menit.
- KA Jayakarta (252B) Pasarsenen-Surabaya Gubeng: terlambat 43 menit.
- KA Brawijaya (38) Gambir-Malang: terlambat 168 menit.
- KA Majapahit (246B) Pasarsenen-Malang: terlambat 152 menit.
- KA Gajayana (36) Gambir-Malang: terlambat 124 menit.
Di tengah situasi ini, Mahendro menegaskan bahwa keselamatan tetap jadi prioritas utama. Semua upaya penanganan, kata dia, dilakukan dengan koordinasi intens antar unit untuk mempercepat normalisasi.
Namun begitu, ada kabar yang sedikit melegakan. Untuk perjalanan yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya sendiri, seperti Surabaya Gubeng, Pasarturi, dan Malang, operasi masih berjalan normal. Tidak ada gangguan jadwal keberangkatan sejak pagi.
Jadi, masalahnya memang terkonsentrasi pada kereta-kereta yang datang menuju Surabaya dan Malang. Bagi para calon penumpang, bersiaplah dengan kemungkinan delay yang masih bisa berlanjut.
Artikel Terkait
Arsenal Hadapi Sporting CP di Liga Champions Tanpa Saka dan Timber
Ketua Banggar DPR Soroti Salah Sasaran Subsidi Energi, Desak Reformasi Mendesak
Lebih dari 750 Sekolah Iran Rusak, 310 Siswa dan Guru Tewas dalam Serangan AS-Israel
Presiden Iran Klaim 14 Juta Warga Siap Berkorban, Muncul Kekhawatiran Rekrutmen Anak