Namun begitu, ancaman Trump ini langsung memantik kritik pedas. Banyak pihak menilai, menyerang fasilitas sipil seperti pembangkit listrik adalah sebuah kejahatan perang.
Trump membantah keras tuduhan itu. “Saya tidak khawatir tentang itu,” sangguhnya pada Senin (6/4). Dengan nada khasnya, dia balik bertanya, “Tahukah Anda apa itu kejahatan perang? Memiliki senjata nuklir.”
Jadi, situasinya lagi panas-panasnya. Dunia kembali menunggu, apakah Iran akan menuruti tekanan AS, atau justru malam besok benar-benar menjadi awal dari konflik yang tak terhindarkan.
Artikel Terkait
Israel Setuju Pembicaraan Langsung dengan Lebanon, Fokus pada Pelucutan Hizbullah
Gubernur DKI Ancam Pecat Oknum yang Manipulasi Laporan di Aplikasi JAKI
Pemprov DKI Godok Koneksi MRT dan KRL Listrik untuk Revitalisasi Kota Tua
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan