Volume serangan Amerika Serikat terhadap Iran diprediksi bakal memuncak dalam hitungan jam. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan hal itu akan terjadi menjelang berakhirnya tenggat waktu 48 jam yang diberikan Presiden Donald Trump untuk pembukaan Selat Hormuz.
Menurut Hegseth, pasukan AS telah melancarkan serangan dalam skala besar pada Senin waktu setempat. Dan besok, serangan itu akan ditingkatkan lagi.
"Hari ini akan menjadi volume serangan terbesar sejak hari pertama operasi ini," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (7/4/2026).
Klaim serupa sebenarnya sudah beberapa kali ia lontarkan selama perang berlangsung. Tapi kali ini, ancamannya terdengar lebih konkret.
"Besok, bahkan lebih dari hari ini. Saat itu Iran punya pilihan," tegas Hegseth.
Artikel Terkait
Polisi Banten Siap Panggil Mahasiswa Diduga Rekam Dosen di Toilet Kampus
Trump Klaim Pilot AS Diselamatkan dari Iran, Klaim Berlawanan Muncul dari Tehran
Trump Usulkan Tarif Lintas di Selat Hormuz Usai Klaim Kemenangan atas Iran
BRIN Konfirmasi Cahaya Misterius di Langit Lampung adalah Sampah Antariksa Roket China