"Akan kita bantu dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen dan juga lebih memudahkan teman-teman ini bekerja," tambahnya.
Di sisi lain, Gibran menitip pesan agar konsistensi dijaga. Kawasan agroeduwisata ini bukan sekadar proyek seremonial, tapi punya peran nyata dalam rantai pasok pangan. Ia melihat sendiri hasil panen dari sini sudah disalurkan ke MBG.
"Saya titip agar ini tetap fokus di kegiatan yang positif ini. Tadi saya lihat hasil panen sudah di suplay untuk MBG. Jadi untuk offtaker-nya sudah jelas ya nanti digunakan untuk MBG. Nanti kita akan tambah untuk alat-alatnya sesuai kebutuhan," tandasnya.
Kunjungan singkat itu, meski padat, meninggalkan kesan mendalam. Bukan cuma soal janji bantuan alat, tapi lebih pada pengakuan bahwa pertanian modern butuh semangat baru dari tangan-tangan muda.
Artikel Terkait
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Trump Kritik NATO dan Sekutu Asia, Sebut Kehadiran Militer AS Sebagai Pengorbanan
Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara