Profil dan Struktur Pemegang Saham PJHB: Analisis Lengkap Pasca IPO 2025

- Kamis, 13 November 2025 | 14:25 WIB
Profil dan Struktur Pemegang Saham PJHB: Analisis Lengkap Pasca IPO 2025
Profil dan Struktur Pemegang Saham PJHB (Pelayaran Jaya Hidup Baru)

Mengenal Lebih Dekat PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) dan Para Pemegang Sahamnya

PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk, yang dikenal dengan kode saham PJHB, merupakan perusahaan publik yang bergerak di sektor transportasi dan logistik kelautan. Fokus utama bisnis emiten ini adalah menyediakan jasa angkutan laut untuk barang-barang alat berat dan kontainer.

Profil Singkat Perusahaan PJHB

PJHB resmi menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 November 2025. Dalam penawaran umum perdana (IPO), perusahaan melepas 480 juta saham, setara dengan 20 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor. Perusahaan yang berkantor pusat di Samarinda, Kalimantan Timur ini telah beroperasi sejak tahun 2008, melayani kebutuhan pengangkutan alat berat untuk sektor-sektor vital seperti minyak dan gas (migas), perkebunan, pertambangan, dan industri lainnya.

Jenis alat berat yang biasa diangkut oleh armada PJHB sangat beragam, mencakup ekskavator, bulldozer, trafo, boiler, tangki, generator, pipa, dan dump truck. Untuk mendukung operasionalnya, perseroan saat ini mengoperasikan lima armada kapal dengan total kapasitas angkut antara 1.300 hingga 2.500 metrik ton.

Rencana Ekspansi dan Penggunaan Dana IPO

Sebagian besar dana yang berhasil dihimpun dari kegiatan IPO, tepatnya 94,11 persen, akan dialokasikan untuk pengembangan armada. Perusahaan berencana membangun tiga unit kapal baru berjenis LCT (Landing Craft Transport). Kapal LCT ini dirancang khusus untuk mengangkut alat berat dan masing-masing akan memiliki kapasitas muat sebesar 2.500 DWT (Dead Weight Ton). Penambahan armada ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional dan pangsa pasar PJHB.

Struktur Kepemilikan Saham PJHB

Informasi kepemilikan saham PJHB dapat dilihat berdasarkan prospektus perusahaan. Berikut ini adalah daftar pemegang saham pendiri sebelum dilakukannya Initial Public Offering (IPO).

Pemegang Saham Pendiri (Sebelum IPO)

  • Hero Gozali: 720 juta saham (50%)
  • Adelia Arnyi Setyawan: 244,80 juta saham (17%)
  • Go Sio Bie: 144 juta saham (10%)
  • Nixen Samuel Gozali: 144 juta saham (10%)
  • Nissien Immanuela Gozali: 144 juta saham (10%)
  • Monica Chandrasa: 43,20 juta saham (3%)

Setelah perusahaan melepas sebagian sahamnya kepada publik, terjadi penyesuaian dalam struktur kepemilikan. Berikut adalah komposisi pemegang saham mayoritas pasca-IPO.

Pemegang Saham Mayoritas (Pasca IPO)

  • Hero Gozali: 720 juta saham (37,5%)
  • Adelia Arnyi Setyawan: 244,80 juta saham (12,75%)
  • Go Sio Bie: 144 juta saham (7,5%)
  • Nixen Samuel Gozali: 144 juta saham (7,5%)
  • Nissien Immanuela Gozali: 144 juta saham (7,5%)
  • Monica Chandrasa: 43,20 juta saham (2,25%)

Kinerja Saham di Pasar Perdana

Pada sesi perdagangan tanggal 13 November 2025, harga saham PJHB tercatat bergerak di sekitar level Rp910 per lembar saham. Pencapaian ini menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan signifikan sebesar 120,87 persen sejak harga penawaran perdana. Dengan performa tersebut, nilai kapitalisasi pasar perusahaan mencapai lebih dari Rp1,54 triliun.

Demikianlah ulasan mengenai profil perusahaan dan struktur kepemilikan saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB). Informasi ini memberikan gambaran mengenai kepemilikan dan arah perkembangan emiten baru di sektor logistik dan transportasi laut Indonesia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar