Senin sore kemarin, suasana di Kecamatan Undaan, Kudus, berubah jadi mencekam. Hujan deras tiba-tiba mengguyur, diiringi angin puting beliung yang menyapu apa saja di jalurnya. Empat desa jadi sasaran amukannya, dan akibatnya, ratusan rumah warga rusak berantakan.
Menurut Ahmad Munaji, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, bencana itu terjadi sekitar pukul tiga lewat tiga puluh lima menit sore. "Hujan deras disertai angin kencang," ujarnya, menggambarkan kejadian yang hanya berlangsung singkat namun dampaknya luar biasa. Pohon-pohon tumbang, atap rumah berterbangan, dan kerusakan terjadi mulai dari yang ringan hingga parah.
Wilayah yang paling menderita adalah Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.
"Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru dan Medini," jelas Munaji menegaskan.
Data sementara yang dihimpun petugas benar-benar mencengangkan. Secara keseluruhan, ada 221 bangunan yang terdampak. Kebutuhan genteng untuk perbaikan diperkirakan mencapai 14.400 lembar angka yang menunjukkan betapa luasnya kerusakan itu.
Artikel Terkait
Bupati Sumedang Tinjau Progres Akhir Perbaikan Jalan Burujul-Sanca
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Akasaka Jepang
Wamen Sosial Ajak Masyarakat Teladani Tiga Pilar Kepemimpinan Sultan Hasanuddin di Haul ke-465
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Terpisah di Misi UNIFIL Lebanon