Tokyo, Selasa siang itu, cuaca cerah menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Akasaka. Tepat pukul 11.10 waktu setempat, iring-iringan mobilnya meluncur masuk ke halaman istana. Di sana, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sudah menunggu untuk menyambutnya secara langsung.
Kedua pemimpin itu pun bersalaman hangat. Mereka terlihat berbincang santai sejenak sebelum akhirnya melangkah masuk ke dalam bangunan utama.
Dan ruangan yang menyambut mereka sungguh memesona. Arsitektur bergaya Eropa klasik mendominasi, dengan perpaduan warna emas dan merah yang terlihat mewah. Suasana hening namun khidmat seketika berubah saat korps musik, yang telah berbaris rapi, mulai memainkan alat-alat mereka. Alunan musik mengiringi langkah Prabowo dan Sanae menuju podium di tengah ruangan.
Di belakang mereka, bendera Merah Putih dan Hinomaru berkibar berdampingan. Lagu kebangsaan kedua negara, "Indonesia Raya" dan "Kimigayo", kemudian diperdengarkan secara berturut-turut, mengisi ruang dengan nuansa yang sangat resmi.
Menurut sejumlah saksi yang hadir, ritual penyambutan kemudian berlanjut. Kedua pemimpin melakukan inspeksi terhadap pasukan kehormatan. Uniknya, gestur yang ditunjukkan punya ciri khas masing-masing. Presiden Prabowo memberi hormat dengan tangan, sementara PM Sanae Takaichi lebih memilih untuk menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan.
Tak lupa, Prabowo memperkenalkan para pejabat tinggi yang turut mendampinginya dalam kunjungan kali ini.
“Ini adalah para menteri yang mendampingi saya,” ujar Prabowo.
Di antara rombongan itu, terlihat sejumlah wajah familiar: Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Juga hadir Menteri Kominfo Meutya Hafid, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Dubes RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir.
Setelah serangkaian acara kenegaraan yang kaku itu usai, agenda pun bergeser ke hal yang lebih substansial. Pertemuan bilateral segera digelar, dengan dihadiri oleh delegasi dari kedua negara. Ruang sidang yang megah itu kini menjadi saksi pembicaraan lanjutan antara Indonesia dan Jepang.
Artikel Terkait
Ed Sheeran Kembali Jadi Artis Paling Banyak Diputar di Inggris Sepanjang 2025
Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Staf Perempuan, Ngaku Bahas Urusan Kantor
Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza
Polisi Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di 10 Lokasi saat Pemilik Nonton Dangdut