Senin sore kemarin, suasana di Kecamatan Undaan, Kudus, berubah jadi mencekam. Hujan deras tiba-tiba mengguyur, diiringi angin puting beliung yang menyapu apa saja di jalurnya. Empat desa jadi sasaran amukannya, dan akibatnya, ratusan rumah warga rusak berantakan.
Menurut Ahmad Munaji, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, bencana itu terjadi sekitar pukul tiga lewat tiga puluh lima menit sore. "Hujan deras disertai angin kencang," ujarnya, menggambarkan kejadian yang hanya berlangsung singkat namun dampaknya luar biasa. Pohon-pohon tumbang, atap rumah berterbangan, dan kerusakan terjadi mulai dari yang ringan hingga parah.
Wilayah yang paling menderita adalah Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.
"Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru dan Medini," jelas Munaji menegaskan.
Data sementara yang dihimpun petugas benar-benar mencengangkan. Secara keseluruhan, ada 221 bangunan yang terdampak. Kebutuhan genteng untuk perbaikan diperkirakan mencapai 14.400 lembar angka yang menunjukkan betapa luasnya kerusakan itu.
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi