Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah

- Selasa, 31 Maret 2026 | 00:40 WIB
Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah

Cuaca ekstrem di Bondowoso ternyata tak hanya membawa hujan dan angin. Seorang nenek berusia 66 tahun, Maryema, meninggal dunia setelah tersambar petir di dalam rumahnya sendiri. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Senin (30/3/2026) lalu.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Maryema semula berada di sawah. Tapi melihat hujan yang turun begitu deras, ditambah angin yang menderu kencang, dia pun memutuskan untuk buru-buru pulang. Sayangnya, rumah pun tak menjamin keselamatan. Saat berada di ruang tamu, petir menyambar. Dia tewas seketika.

Kristianto Putro Prasojo, Kalaksa BPBD Bondowoso, membenarkan kejadian ini.

"Benar, salah satu penduduk terkena petir dan meninggal dunia," ujarnya.

Kondisi korban sungguh memilukan. Beberapa bagian tubuh Maryema mengalami luka bakar akibat sambaran petir yang dahsyat itu. Keluarga yang berduka kemudian segera memakamkan jasadnya di TPU desa setempat.

Di sisi lain, cuaca buruk saat itu memang merusak. Tak cuma satu desa, angin kencang dan hujan lebat juga menerjang Desa Gayam yang berdekatan. Akibatnya, setidaknya dua rumah warga di sana dilaporkan rusak diterpa angin.

Nasib sial Maryema jadi pengingat yang pahit. Bahkan di balik dinding rumah sekalipun, amukan alam terkadang tak terelakkan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags