Ponorogo – RSU Muslimat Ponorogo kini punya wajah baru. Gedung Gus Dur, sebuah bangunan tujuh lantai yang megah, resmi dibuka. Ini bukan sekadar penambahan fisik, tapi upaya konkret untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, nyaman, dan tentu saja, bisa dijangkau lebih banyak orang.
Acara peresmiannya kemarin ramai. Hadir sejumlah tokoh penting, mulai dari Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran mereka menegaskan betapa signifikannya kehadiran gedung ini bagi Ponorogo, khususnya dalam memperkuat layanan untuk ibu dan anak.
Gedung Gus Dur sendiri dirancang dengan konsep pelayanan mutakhir. Di dalamnya, fasilitas medis yang lengkap berpadu dengan desain ruang perawatan yang memperhatikan kenyamanan pasien. Jadi, bukan cuma soal menambah infrastruktur, lebih dari itu, gedung ini ingin menegaskan arah pelayanan kesehatan yang manusiawi.
Arifatul Choiri Fauzi berharap gedung ini bisa menjawab tantangan kesehatan masa kini dan jadi rujukan masyarakat.
“Penamaan Gedung Gus Dur ini bentuk penghormatan kami. Nilai-nilai yang selalu dikedepankan almarhum, seperti kebersamaan dan kesetaraan tanpa diskriminasi, itu yang jadi landasan kami melayani di sini,” ujarnya.
Di sisi lain, Gubernur Khofifah menekankan bahwa pembangunan ini buah dari kolaborasi banyak pihak.
Artikel Terkait
Pemerintah Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah Maksimal 11% untuk Jaga Ketahanan Pangan
Gudang Kayu di Sidoarjo Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Wamen Dalam Negeri Soroti Kinerja BUMD: Mayoritas Masih Belum Sehat
Saksi Ungkap Aliran Rp210 Juta Suap Rekrutmen THL PDAM Bengkulu