Separuh Hewan Kurban Masjid Istiqlal Disumbang Masyarakat Umum dan Non-Muslim, Bukti Kebersamaan Lintas Iman

- Rabu, 27 Mei 2026 | 20:45 WIB
Separuh Hewan Kurban Masjid Istiqlal Disumbang Masyarakat Umum dan Non-Muslim, Bukti Kebersamaan Lintas Iman

Separuh dari total hewan kurban yang diterima Masjid Istiqlal pada perayaan Iduladha tahun ini berasal dari masyarakat umum dan kelompok non-muslim, termasuk Gereja Katedral serta mitra di sekitar kawasan tersebut. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa proses penyembelihan akan dimulai pada Kamis, 28 Mei 2026.

“Idul Kurban itu kan sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Bulan berbagi itu artinya diharapkan semua orang bisa mencicipi protein hewani, apakah itu melalui kurban ya, apakah itu melalui bantuan sosial ya,” ujar Nasaruddin dalam tayangan Newsline Metro TV, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurutnya, keterlibatan komunitas lintas iman dalam penyerahan hewan kurban menjadi bukti nyata semangat kebersamaan. “Seperti kita di Istiqlal ini, banyak sekali teman-teman kita dari non-muslim juga menyerahkan hewan kurbannya, bahkan separuh di antara hewan kurban yang kita sembelih,” tambahnya.

Hingga hari raya kali ini, pihak Masjid Istiqlal mencatat total sementara hewan kurban yang terkumpul mencapai 63 ekor sapi dan 18 ekor kambing. Nasaruddin memastikan pelaksanaan salat Iduladha di masjid kebanggaan nasional itu berlangsung lancar dan khidmat.

Sementara itu, hewan kurban terbesar kembali datang dari Presiden Prabowo Subianto dengan bobot mencapai 1,3 ton, disusul Wakil Presiden yang menyerahkan hewan seberat 1,2 ton. Namun, hampir separuh dari total keseluruhan hewan yang masuk justru berasal dari masyarakat umum dan kelompok non-muslim, seperti Gereja Katedral dan para mitra sekitar.

Sumbangan lintas agama ini dikategorikan sebagai bantuan sosial untuk memastikan seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang, dapat merasakan kecukupan protein hewani pada momen hari raya. Seluruh daging kurban akan langsung didistribusikan ke masjid, musala, majelis taklim, hingga pesantren binaan Istiqlal.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar