PSM Makassar Bidik Bintang Muda Persipura Reno Salampessy sebagai Calon Pengganti Victor Dethan

- Rabu, 27 Mei 2026 | 20:30 WIB
PSM Makassar Bidik Bintang Muda Persipura Reno Salampessy sebagai Calon Pengganti Victor Dethan

Ketertarikan PSM Makassar terhadap wonderkid Persipura Jayapura, Reno Salampessy, mulai menjadi salah satu rumor transfer paling menarik jelang Super League 2026/2027. Di tengah situasi skuad yang kemungkinan akan mengalami banyak perubahan, Pasukan Ramang tampaknya mulai serius membangun ulang kekuatan tim dengan mengincar pemain muda potensial dari Indonesia Timur.

Di balik rumor tersebut, muncul satu isu yang dianggap menjadi alasan kuat mengapa Reno berpotensi meninggalkan Persipura dan memilih berlabuh ke Makassar. Bukan semata soal finansial atau popularitas klub, melainkan soal mimpi untuk berkembang dan bersinar seperti para pemain Papua yang sebelumnya sukses besar bersama PSM Makassar. Nama-nama seperti Ortizan Solossa hingga duo bersaudara Yakob Sayuri dan Yance Sayuri disebut menjadi inspirasi tersendiri bagi banyak pemain muda Papua.

PSM dalam beberapa tahun terakhir memang dikenal sebagai salah satu klub yang mampu memberi ruang besar bagi talenta-talenta dari Timur Indonesia untuk berkembang di level tertinggi. Karena itu, rumor ketertarikan PSM terhadap Reno tidak terasa mengejutkan. Penyerang berusia 18 tahun tersebut memang mulai mencuri perhatian sepanjang musim 2025/2026 bersama Persipura. Meski masih sangat muda, ia dinilai memiliki keberanian, kecepatan, dan karakter bermain yang menonjol. Reno bahkan mulai disebut sebagai salah satu rising star paling menarik dari Papua dalam beberapa musim terakhir.

Situasi kontraknya juga membuat peluang transfer ini semakin terbuka. Kontrak Reno bersama Persipura diketahui akan berakhir pada 30 Juni 2026. Jika tidak ada perpanjangan kontrak dari Mutiara Hitam, maka PSM berpeluang mendapatkan sang pemain secara gratis. Kondisi itu tentu menjadi keuntungan besar bagi Juku Eja, terutama di tengah situasi finansial klub yang sedang menjadi perhatian setelah beberapa kali masuk daftar FIFA Registration Banned. Karena itu, merekrut pemain muda potensial tanpa biaya transfer besar bisa menjadi langkah strategis bagi manajemen.

Rumor ketertarikan PSM terhadap Reno semakin ramai setelah sejumlah akun media sosial transfer pemain Liga Indonesia mulai membahasnya. Dalam salah satu unggahan disebutkan bahwa Reno diproyeksikan sebagai calon pengganti Victor Dethan yang belakangan santer dikabarkan bakal meninggalkan PSM dan merapat ke Persija Jakarta.

“PSM Makassar dikabarkan bidik rising star Persipura Jayapura musim 2025/2026, Reno Salampessy. Nama Reno Salampessy diproyeksikan sebagai ganti Victor Dethan yang santer angkat kaki ke Persija Jakarta,” tulis unggahan akun transfer pemain tersebut.

Jika rumor itu benar, maka Reno bisa menjadi bagian penting dari regenerasi lini depan PSM. Apalagi Pasukan Ramang memang mulai membutuhkan suntikan energi muda setelah beberapa musim terakhir banyak bergantung pada pemain berpengalaman. Reno sendiri bukan nama sembarangan. Ia merupakan putra dari legenda sepak bola Indonesia, Ricardo Salampessy. Latar belakang tersebut membuat namanya sejak awal sudah mendapat perhatian publik sepak bola nasional.

Namun tekanan sebagai anak legenda ternyata tidak membuatnya tenggelam. Sebaliknya, Reno justru mulai membangun identitasnya sendiri lewat performa menjanjikan bersama Persipura. Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Reno cukup potensial untuk bermain di level tertinggi, tetapi apakah PSM bisa menjadi tempat terbaik untuk mempercepat perkembangan kariernya. Banyak pihak merasa jawabannya adalah iya.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSM memang menjadi salah satu klub yang sangat identik dengan pemain-pemain Papua dan Indonesia Timur. Atmosfer tim, kultur klub, hingga kedekatan emosional dengan pemain dari kawasan Timur membuat banyak talenta muda merasa lebih mudah berkembang di Makassar. Yakob dan Yance Sayuri adalah contoh paling nyata. Keduanya datang sebagai pemain potensial, lalu berkembang menjadi salah satu kekuatan utama PSM sekaligus pemain penting Timnas Indonesia. Sebelum itu, nama Ortizan Solossa juga pernah menjadi simbol besar pemain Papua yang bersinar bersama Pasukan Ramang. Jejak itulah yang kini disebut-sebut ingin diikuti Reno Salampessy. Ia diyakini melihat PSM bukan hanya sebagai klub besar, tetapi juga sebagai panggung yang bisa membantunya berkembang menjadi pemain top Indonesia.

Di sisi lain, Persipura tentu tidak akan begitu saja melepas salah satu aset mudanya. Sebagai klub yang memiliki sejarah panjang dalam melahirkan talenta-talenta besar Papua, kehilangan Reno tentu akan menjadi kerugian tersendiri. Namun jika situasi kontrak benar-benar tidak menemui titik temu, maka peluang PSM untuk mendapatkan sang pemain akan semakin terbuka lebar dalam beberapa pekan ke depan. Kini, publik tinggal menunggu bagaimana keputusan akhir Reno Salampessy. Apakah ia akan bertahan bersama Persipura Jayapura dan melanjutkan perjalanan bersama klub yang membesarkan namanya, atau justru memilih tantangan baru di PSM Makassar demi mengejar mimpi bersinar seperti Ortizan Solossa hingga Sayuri bersaudara.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar