Italia Hadapi Bosnia di Zenica dalam Final Kualifikasi Piala Dunia 2026

- Selasa, 31 Maret 2026 | 10:00 WIB
Italia Hadapi Bosnia di Zenica dalam Final Kualifikasi Piala Dunia 2026

Zenica bakal jadi saksi satu malam yang menentukan. Di Stadion Bilino Polje nanti dini hari, Italia dan Bosnia & Herzegovina bentrok. Hanya satu yang bisa merebut tiket ke Piala Dunia 2026. Suasana? Campuran aduk antara ketegangan mencekam dan trauma lama yang belum juga sirna.

Gli Azzurri datang dengan beban berat. Mereka harus mengakhiri puasa panjang, lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014. Kutukan absen tiga edisi beruntun harus dipatahkan. Semangat mereka cukup terangkat usai menang 2-0 atas Irlandia Utara di Bergamo pekan lalu, yang membawa mereka ke final jalur A ini.

Di sisi lain, Bosnia tampaknya punya mimpi sendiri. Mereka baru saja mengandaskan Wales lewat drama adu penalti di semifinal. Kini, peluang untuk tampil di Piala Dunia kedua mereka setelah debut di Brasil 2014 terbuka lebar. Semangat juang mereka jelas tak bisa diremehkan.

Gennaro Gattuso, pelatih Italia, tak menampik adanya ketegangan di skuadnya. Tapi menurut dia, Bosnia yang jadi tuan rumah pasti merasakan hal serupa, bahkan mungkin lebih.

"Ini final. Kita tahu ini sulit, dan kita sudah siap mental. Rasa tegang yang kita alami, lawan kita pasti juga merasakannya," ujar Gattuso.

Sandro Tonali, pencetak gol pembuka di Bergamo, mengaku bayang-bayang kegagalan lolos Piala Dunia sebelumnya masih membayangi. Itu terlihat di babak pertama lawan Irlandia Utara, saat permainan Italia terasa kaku dan gugup. Untungnya, golnya mengubah segalanya. Mental tim berubah total di babak kedua.

Namun begitu, kapten Manuel Locatelli buru-buru meredam euforia. Ia mengingatkan, misi belum usai.

"Kami masih harus bermain di final. Kami belum mencapai apa-apa," tegas gelandang Juventus itu.

Dan memang, Italia tak boleh lengah sedikit pun. Bosnia di depan pendukungnya sendiri di Zenica akan jadi lawan yang sangat berbeda. Mereka siap menambah penderitaan Italia.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, bicara dengan nada penuh keyakinan.

"Kami punya tekad membahagiakan seluruh bangsa. Sudah terlalu lama kami terpuruk, dan ini saatnya kami memutus spiral negatif itu. Saya sangat menantikan laga melawan Italia," katanya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar