BANJARBARU – Rencana penerapan work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi aparatur di Kalimantan Selatan akhirnya tak jadi diterapkan. Gubernur setempat, Muhidin, secara tegas menyatakan bahwa pola kerja satu hari WFH itu tidak akan diberlakukan.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Muhidin, Senin (6/4/2026) kemarin. Ia baru saja memimpin rapat koordinasi dengan para pejabat terkait. Menurutnya, sistem kerja yang sudah berjalan saat ini dinilai cukup efektif. Semua anggaran juga telah berjalan sesuai rencana, sehingga tak ada alasan untuk mengubah pola.
"Kita tidak ada WFH," tegas Muhidin.
Ia melanjutkan, kekhawatiran utamanya adalah pelayanan publik. "Karena kita di sini tidak ada kendala, semua masalah terkendali. Kalau memang ada yang bermasalah, berarti anggaran kita kurangi. Anggaran kan sudah berjalan. Kalau sudah berjalan lalu kita WFH, saya khawatir nanti dianggap sama seperti libur," ujarnya menjelaskan.
Artikel Terkait
UNIFIL Peringatkan Nyawa Pasukan Perdamaian Terancam Eskalasi Israel-Hizbullah
Jadwal Salat di Jakarta Hari Ini, Imsak Pukul 04.27 WIB
Gibran Soroti Pentingnya Modernisasi Alat untuk Dukung Petani Muda di Kupang
Anjloknya KA Bangunkarta di Brebes Kacaukan Lalu Lintas, 27 Perjalanan KA Dibatalkan dan Terhenti