Telepon itu datang ke Pandji, dan nomornya bikin mata beliau berkedip-kedip: dari Istana. Siapa, ya? Suara di seberang sana terdengar familiar banget. Kayak pernah denger sebelumnya.
Mirip, deh, sama Fufufafa. Atau jangan-jangan mirip anaknya YNTKTS? Hmm.
Nah, si penelepon lalu ngomong dengan nada cukup santai. Permintaannya jelas.
Artikel Terkait
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan
Prabowo Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade, Tekankan Pentingnya Jaga Kemurnian
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat